KIAT SUKSES SEORANG MUTHAWWIF 5

KIAT SUKSES SEORANG MUTHAWWIF  UMROH

(  Hari Kelima : ZIARAH KOTA MAKKAH  )

         Dengan penuh wibawa seorang gaed, ketika mau berangkat ziarah keluar kota makkah maka pertama kali pembukaan hendaknya menghadap kepada para jamaah, dan setelah pembukaan ketika mau menerangkan kanan-kiri tempat ziarah sebaiknya duduk ditempat sang gaed dekat sang sopir, lalu mulailah sebagaimana berikut ini :

"Bismillahirrohmanirrohim
Assalamu'alaikum wr.wb.,

الحمد لله نحمده ونستعينه ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا. من يهد الله فلا مضل له ومن يضلل فلا هادي له. و أشهد أن لاإله إلا الله وأشهد أن محمدا عبده ورسوله. أما بعده...

        Sebelum kita lebih jauh lagi berangkat ketempat ziarah kita, marilah kita awali lawatan kita ini dengan bersama-sama membaca doa safar bersama : (doa safar sebagaimana tersebut diatas).

        Bapak-bapak ibu-ibu tamu-tamu Allah yang dimulyakan oleh Allah, saudara-saudari sekalian adik-adik yang berbahagia, perlu diketahui bahwa ziarah kita pada pagi yang cukup ceria ini, andaikata tidak terlaksana dengan baik karena kita sakit atau kita menyibukan diri ibadah didalam mesjid haram karena seringnya datang ke kota makkah, maka hal ini tidak akan merusak ibadah umroh atau haji jamaah sekalian, hanya yang perlu di garis bawahi bahwa tujuan kita ziarah di kota makkah adalah untuk menapak tilasin perjuangan Rasulullah SAW, bagaimana Nabi melaksanakan persembunyian di Jabal Tsur, bagaimana Rasulullah melaksanakan haji yang dikenal dengan haji wada' yang saat ini bapak-ibu sekalian akan kami ajak untuk manasik haji secara langsung, yang sebelum ini mungkin kita hanya cukup belajar dalam bimbingan dan buku-buku tunntunan haji, dan juga bagaimana Rasulullah melaksanakan tahannuts di gua hira' jabal Nur, serta bagaimana  Rasulullah mengambil meqat di Ja'ronah, maka kami harap seluruh jamaah harap memperhatikannya dengan seksama, semoga menjadi tambahan iman dan taqwa kita kepada Allah SWT. Amien…


1. Kota Makkah

         Bapak-ibu sekalian yang berbahagia, Mekkah yang secara geografis terletak antara 39-40 derajat BT dan 21-22 derajat. Adalah kota yang pertama kali ada di muka bumi, karena disinilah manusia pertama Nabi Adam diturunkan dan hidup bersama pasangannya ibunda Hawa, disinilah keturunan anak manusia itu berkembang ke segala penjuru dunia. Ketika Nabi Adam pertama kali tinggal disini, Beliau berdoa mohon kepada Allah agar diselamatkan dari godaan Iblis yang telah mencelakakannya di surga, doa Nabi Adam terkabul, kemudian Allah menyuruh para Malaikat untuk turun ke bumi mengelilingi Nabi Adam dan Siti Hawa bertempat tinggal dekat ka'bah, untuk menjaga agar iblis tidak dapat mencapai-Nya, lantas tempat para Malaikat berjaga itulah yang kemudian menjadi batas tanah haram.

        Kota Mekkah akan terus berkembang menjadi amat besar sekali pada hari-hari mendatang, namun tanah haram atau tanah suci Mekkah tidak akan ikut berkembang karena batasnya sudah ditetapkan oleh Allah melalui pagaran para malaikat yaitu ; 7km dari arah utara depan mesjid tan'iem, 13km dari arah selatan depan mesjid Namirah/wadi uranah, 25km dari arah barat Meqat Hudaibiyah dan 25km arah timur syaraa'e'/meqat ja'ronah.

Disinilah ka'bah dan mesjidil-haram ditempatkan oleh Allah, disini pula Adam dan Hawa dipertemukian, dan yang lebih penting lagi ditanah haram ini, binatang peliharaan tanah haram/hewan buruan tidak boleh diburu, pepohonan tidak boleh dirusak, tanah dan batunya tidak boleh dibawa keluar serta orang non muslim tidak boleh masuk.

         Mekkah sebelum Islam tidak disebut-sebut sebagai kerajaan, melainkan sebagai tempat suku-suku quraisy, yang sewaktu-waktu dimusim panas pindah ke Syam dan pada waktu musim dingin ke Yaman. Tetapi pada waktu itu kaum quraisy sudah mengatur hal-hal menyangkut tugas-tugas mengurus jamaah haji yang datang ke Mekkah. Kira-kira abad 2 sebelum hijrah jabatan itu dipegang oleh Qusay bin Kilab, kakek kelima Rasulullah SAW. Leluhur Nabi ini bertanggung-jawab atas urusan Hijabah (memegang kunci pintu ka'bah), Siqayah (mengawasi mata air zam-zam), Rifadah (menyediakan makanan bagi tamu), Nadwah (memimpin rapat antar suku) dan Qiyadah (memimpin pasukan perang). Mekkah oleh ahli ilmu bumi Yunani kuno disebut macaroba yang berarti kota suci. Di kota inilah lahir seorang Rasul Allah bernama Muhammad pada tahun 571 M., atau 12 Robiul Awal tahun gajah. Dikota ini pula tempat lahir keempat Khalifah Utama, yaitu Abu Bakar As Shiddiq, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib.

          Mekkah terletak kira-kira 330 m diatas permukaan laut, ini menempati sebuah lembah kering yang dikelilingi oleh gunung-gunung karang yang tandus, panjang lembah ini dari barat ke timur sekitar 3 km dan dari arah utara ke selatan sekitar 1,5 km. Pada bulan Juli dan Agustus suhu di kota ini sangat panas sampai 54 derajat C. dan pada bulan Desember dan Januari sangat dingin sampai mencapai 10 derajat C. serta sepanjang tahun sangat jarang turun hujan.

2. Jabal Tsur

        Jamaah sekalian yang dimulyakan oleh Allah…Lawatan ziarah kita yang pertama adalah Jabal Tsur, adalah salah satu sekian banyak gunung yang mengelilingi kota makkah, ketinggiannya mencapai lebih 500 meter dari permukaan laut, dan letaknya kira-kira 6 mil disebelah selatan kota makkah, di gunung ini terdapat sebuah gua yang menjadi tempat berlindung Nabi SAW dan sayyidina Abu Bakar selama tiga hari tiga malam, peristiwa ini terjadi pada tahun 622 M. ketika Nabi diperintahkan oleh Allah untuk berhijrah ke Medinah. Di gua inilah beliau selamat dari kejaran dan pencarian orang-orang quraisy, oleh karena itu gua ini sangat bersejarah, karena di gua ini juga Allah menurunkan firman-Nya yaitu :

إلا تنصروه فقد نصره الله إذ أخرجه الذين كفروا ثاني اثنين إذ هما فى الغار إذ يقول لصاحبه لاتحزن إن الله معنا فأنزل الله سكينته عليه وأيده بجنود لم تروها وجعل كلمة الذين كفروا السفلى وكلمة الله هي العليا والله عزيز حكيم

Artinya 'Jikalau kamu tidak menolongnya (Muhammad) maka sesungguhnya Allah telah menolongnya (yaitu) ketika orang-orang kafir (Musyrikin Mekkah) mengeluarkannya (dari Mekkah) sedang dia salah seorang dari dua orang ketika kedaua berada dalam gua, di waktu dia berkata kepada temannya : "janganlah kamu berduka cita, sesungguhnya Allah beserta kita."  Maka Allah menurunkan dengan tentara yang kamu tidak melihatnya, dan Allah menjadikan seruan orang-orang kafir itulah yang rendah. Dan kalimat Allah itulah yang paling tinggi. Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.' (at-Taubah 40).

         Pertama sejarahnya adalah, ketika pada waktu itu penguasa quraisy Abu Sofyan memberikan sayembara,
barang siapa yang membawa hidup atau mati Muhammad maka baginya adalah 100 ekor unta, satu ekor unta sama dengan satu ekor kerbau kalau di jawa, tentu para pemuda quraisy menggebu-gebu mencari gerangan dimana Muhammad berada, adalah rumah Rasulullah waktu bersama isteri beliau tercinta adalah diawal pasar seng sebelah kiri ada toko emas toyyibah, sejarah mengatakan demikian. Maka pada suatu malam dikepunglah rumah Rasulullah oleh orang-orang quraisy dengan pedang terhunus dan mereka berangan-angan bahwa sudah ada pada tangan mereka berarti pula hadiah 100 ekor unta akan didapatinya. Tapi kehendak mereka lain dengan kehendak Allah, kebetulan malam itu bermalam sahabat Nabi Sayyidina Ali, lalu Rasulullah berpesan kepadanya untuk menempati tempat tidurnya dan mengembalikan barang-barang titipan para sahabatnya keesokan harinya, lalu Rasulullah keluar dengan leluasa, didapati para orang-orang quraisy yang menggebu ingin membunuhnya, mereka semua dalam keadaan lelap tertidur, benar janji Allah dalam surat Yasin ayat 9 :

وجعلنا من بين أيد يهم سدا ومن خلفهم سدا فأغشينهم فهم لا يبصرون

'Dan Kami adakan dihadapan mereka dinding dan di belakang mereka dinding (pula), dan Kami tutup (mata) mereka sehingga merea tidak dapat melihat'.

         Saking kesalnya Rasulullah lalu mengambil debu-debu dan ditaburkan ke mata-mata mereka, terus Rasulullah keluar menemui Sayyidina Abu-Bakar, melaju kearah selatan untuk sementara waktu  bersembunyi diatas jabal tsur yang terletak dipuncaknya gua tsur, didalam gua itulah Rasulullah bersembunyi selama tiga hari tiga malam dan perlu diketahui bahwa sembunyinya Rasulullah berikut juga hijrahnya  bukanlah berarti takut menghadapi orang-orang quraisy makkah, tapi merupakan langkah awal untuk menyebarkan islam kembali ke kota Makkah, yang mana sudah l3 tahun  Rasulullah mendakwah quraisy Makkah, tapi sedikit sekali mereka yang masuk kedalam Islam, tetapi setelah Nabi masuk kembali kekota makkah dengan fathu-makkah, maka semua orang quraisy bisa diislamkan, jadi jelaslah bahwa islam di kota Makkah tidaklah lahir dengan bimsalabim abrakadabra, tapi perjuangan Rasulullah sangatlah berat sekali, banyak sahabat Nabi yg diteror diintimidasi, terusir dari kampung halamannya terusir sebagian sahabat nabi ke Abbesinia Etiopia sekarang, hijrah ke Medina. Jadi jamaah yang berbahagia, untuk menebalkan iman dan taqwa kita pada Allah, maka dengan kita berkunjung ke Jabal Tsur ini, iman dan taqwa akan selalu bertambah dan bertambah.

         Tiga mu'jizat Rasulullah selama dalam persembunyian di jabal tsur, pertama ketika Rasulullah bersama Abu Bakar sudah didalam gua, mu'jizat Allah adalah dengan sarang laba-laba, jadi laba-laba itu membuat sarang bukan hanya satu lapis tapi berlapis-lapis, seakan-akan sarang laba-laba itu sudah lama sekali, sehingga salah satu dari orang quraisy yang sedang didepan mulut gua tidak meneruskan perjalanan ke dalam gua, karena mereka berprasangka pasti rusak sarang itu jika Muhammad dan Abu Bakar masuk kedalamnya. Mu'jizat yang kedua adanya burung merpati yang sedang bertelur dimulut gua, menurut akal, merpati bertelur mengalami proses lama, harus mengumpulkan dulu ranting-ranting atau daun-daunan lainnya, maka tentu kalau ada penghuninya gua itu, didalamnya akan terbang merpati itu. Dan mu'jizat yang ketiga adalah adanya akar-akar pohon yang menjalar disekeliling mulut gua, tentu bila gua itu bila dimasuki seseorang maka akan rusaklah akar-akar itu. Maka saking kesalnya salah satu orang quraisy yang didepan mulut gua itu, mengambil batu lalu melontarkannya kedalam gua, dan kena jidat Rasulullah yang sedikit berdarah, dalam keadaan demikian, Sayyidina Abu-Bakar takut, khawatir, bukan takut pada dirinya tapi takut kalau Rasulullah ketahuan, tentu Islam tidak akan tersebar sampai saat ini. Tetapi Rasulullah menenangkan Sayyidina Abu-Bakar dengan berkata :

يا أبابكر ما ظنك بإثنين, الله ثالثهما لا تخف ولا تحزن إن الله معنا

'Wahai Abu Bakar, apakah kamu menyangka bahwa kita berdua didalam gua ini, Allahlah yang ketiga, Janganlah takut dan khawatir sesungguhnya Allah bersama kita'
Setelah itu Sayyidina Abu Bakar tidak takut lagi menemani Rasulullah berikut juga hijrahnya ke kota Madina.

        Rasululah dan Abu Bakar tinggal didalam gua tsur pada hari Jum'at, Sabtu dan Ahad. Selama persembunyian berlangsung, Rasulullah dan Sayyidina Abu Bakar didalam gua tsur, keduanya dibantu oleh putra dan putri sayyidina abu bakar, yang pertama Sitti Asma binti Abu Bakar, isteri sahabat nabi Zubair bin Awwam dan beliaupun ikut hijrah ke kota madina kemudian, Sitti Asma adalah saudari kandung Sitti Aisyah istri tercinta Rasulullah, Sitti Asma pada waktu itu dalam keadaan hamil tua, hamil 8 bulan bisa naik turun jabal tsur yang ketinggianya lebih 500m. pada malam hari beliau naik hanya untuk mengantarkan makanan dan minuman untuk Rasulullah dan ayahnya, pagi sampai sore hari pura-pura mengembala kambing disekitar lereng jabal tsur, sejarah mencatat bahwa kemudian Sitti Asma' di kota Madina melahirkan yang pertama kaum muhajirin bernama Abdullah bin Zubair yang menjadi penguasa hijaz kemudian. Yang kedua adalah Sayyid Abdullah bin Abu Bakar yang pada waktu itu usianya masih muda belia, umur l0 tahun diutus oleh Rasulullah pagi sampai sore untuk memata-matahi keadaan orang quraisy yang ingin hendak membunuhnya, dan untuk mengajak sahabat-sahabat nabi untuk ikut hijrah kemedina, malam hari beliau melaporkan kepada Rasulullah diatas gua tsur. Jadi jelasnya Sayyid Abdullah bin Abu Bakar ini adalah mendatangi gua pada malam hari dan menyampaikan berita perihal berbagai rencana dan kegiatan orang-orang kafir kepada beliau berdua, sebelum fajar ia sudah kembali ke Makkah sehingga seolah-olah ia selalu berada di Makkah. Dan ketiga adalah budak sayyidina Abu Bakar bernama Amar bin Fuhairah dengan menggiring domba-domba gembalaannya kedalam gua tsur pada malam hari sehingga Rasulullah dan Sayyidina Abu Bakar bisa minum susu domba hingga cukup kenyang, Amar bin Fuhairah menggiring kembali domba-dombanya ke Makkah sebelum fajar selang beberapa waktu setelah Abdullah bin Abu Bakar kembali ke Makkah, dengan demikian jejak kaki Abdullah terhapus oleh jejak domba-domba itu. Dan  banyak sejarah lainnya ketika rasulullah dalam persembunyian didalam jabal tsur ini. Tapi yang terpenting adalah bagaimana ibu-ibu dan adik-adik remaja putri bisa mengambil contoh Sitti Asma, andaikata ketahuan maka nyawa adalah taruhannya, kita sekarang ibu-ibu jangankan naik gunung dalam keadaan hamil, berjalan dalam keadaan datar satu kilo ditengah pegunungan yang tandus pasti tidak akan mampu, tapi kenapa Siti Asma' mampu naik turun jabal tsur? Harap direnungi!. Sekarang bapak-bapak dan adik remaja putra, mampukan kita mencontoh Sayyid Abdullah Abu Bakar yang dalam kedaan muda belia beliau naik turun jabal tsur malam hari dan bergaul pura-pura bergaul dengan quraisy mekkah yang andakata ketahuan juga nyawa taruhannya, kita bapak-bapak jangankan naik, terik matahari yang siang hari di kota makkah mencapai 52 derajat C, inipun masih ada yang berkeluh kesah, harap juga direnungi ketika kita semua turun dilereng jabal tsur.
         Baiklah bapak-ibu sekalian yang berbahagia, karena didepan sudah nampak jabal tsur, maka beberapa pengumuman harap diperhatikan, setelah turun harap semua berkumpul untuk foto bersama dengan background jabal tsur dengan memakai spanduk yang kita miliki ini, setelah itu silahkan bapak-ibu sekalian merenungi tentang jabal tsur dan akan kami tunjukan letak dari gua tsur itu sendiri waktu dibawah, selanjutnya untuk ibu-ibu yang cinta belanja, dilereng gunung ini banyak penjual kerudung dan souvenir, tasbih kaukah dll. Kita punya waktu cukup hanya 20 menit naik turunnya,  kurang boleh, lebih jangan karena banyak tempat ziarah yang perlu juga kita kunjungi. Marilah kita turun dengan tenang dengan sama-sama membaca basmallah! Bismillahirrohmanirrohim…"

(Dua puluh menit telah berlalu dilereng jabal tsur, setelah memeriksa satu-satu jamaah didalam bus, dan dipastikan sudah lengkap, kembali bus bergerak menuju ke Arafah, sambil melengkapi sedikit sejarah jabal tsur dan hijrahnya nabi dan menerangkan kanan-kiri perjalanan menuju ke arafah).

         "Bapak-bapak dan ibu-ibu yang dimulyakan oleh Allah, saudara-saudari sekalian adik-adik yang berbahagia! Sedikit kami melengkapi sejarah tentang jabal tsur ini, jadi setelah Rasulullah tiga hari-tiga malam bersembunyi di jabal tsur ini bersama sayyidina Abu Bakar, lalu berangkatlah hijrah menuju ke medina, yang sebagai penunjuk jalannya masih orang kafir quraisy badawi bernama Abdullah bin Ariqat Laitsi yang dapat dipercaya dan bekerja sebagai pemandu yang diupah oleh Abu Bakar datang ke gua tsur setelah hari ketiga dengan membawa dua ekor unta. Pada waktu itu Sayyidina Abu Bakar menawarkan satu dari unta itu kepada Rasulullah sebagai hadiah, namun beliau Nabi memaksa membeli unta itu, Abu Bakar pun bersedia menerima pembayaran sebesar 400 dirham untuk unta itu. Unta itulah yang kemudian dikenal sebagai unta Rasulullah yang dinamai Quswa. Dengan dipandu oleh Abdullah bin Ariqat Laitsi ini, yang tahu jalan arah ke medina, Ammar juga menyertai perjalanan mereka. Jalannya bukan yang biasa dilalui para pedagang dari Syam ke Yaman atau dari Yaman ke Syam, jalan ini sudah dikepung oleh orang-orang quraisy. Hijrahnya Rasulullah juga tidak se empuk kursi bus yang kita duduki, tidaklah semulus jalannya yang kita lewati ini dan tidaklah sedingin bus yang kita tumpangi, adalah hijrah Nabi menembus gunung, melalui padang pasir yang tandus, empat belas hari empat belas malam akhirnya beliau berdua sampailah di mesjid quba disambut oleh kaum Anshar dengan sholawat Badar, marilah kita lagukan bersama sholawat badar ini "tola'al badru 'alaina min tsaniyatil wada' wajabas syukru 'alaina mada'a lillahi da' dst…

3. Arafah

        Jamaah yang dimulyakan oleh Allah, di depan gedung sebelah kanan kita ini adalah satu-satunya rumah sakit spesialis dikota makkah bernama Annur Hospital Specialist atau mustasyfa annur takhossusi, ada lima rumah sakit pemerintah dikota ini, pada waktu haji jamaah haji yang sakit setelah mendapat izin dari balai pengobatan haji di aziziah maka apabila tidak mampu akan dirujuk ke rumah sakit ini sebagian, tentunya harus mempunyai identitas diri, passport atau kartu/gelang jamaah, dan masuk kerumah sakit ini semua gratis, cuma-cuma tanpa bayar, tapi walaupun gratis pada waktu haji, janganlah bapak ibu sekalian yang niat haji tahun depan bercita-cita masuk kedalamnya, kita mohon pada Allah diberikan kesehatan jasmani dan rohani, tentu juga obat-obatan harus kita bawa dari tanah air.

       Selanjutnya kita lihat kanan-kiri banyak kita temukan pohon-pohon, dimana pohon ini tidak akan tumbuh tanpa diambil dari tanah subuh dan tidak akan tumbuh apabila tidak disiram sehari dua kali, pohon ini sangat dilestarikan,
andaikata ada sang pengemudi menabrak pohon ini, maka petugas wali kota setempat akan mendendanya paling murah 3000 real, sementara mobil Honda accord atau Mazda yang second bisa kita dapati seharga 2500 real, jadi lebih mahal pohonnya daripada mobilnya, ditanah air kita banyak sekali dipinggir jalan, ada pohon asam, silahkan kalau mau ditabrak gratis, tanpa bayar Cuma-cuma (huuu huuu huu… gemuruh jamaah), pohon ini orang arab bilangnya pohon niem, orang jawa bilangnya pohon mimbo, orang madura bilangnya pohon mimbeh dan orang Jakarta bilangnya pohon pak Karno, karena pembibitan pertama dan kedua adalah sesungguhnya bapak Ali Sadikin eks gubernur DKI, karena orang arab tidak kenal bapak ali sadikin, maka dikenallah presidennya dengan pohon pak karno. Yang pernah haji 30 tahun yang lalu, kita dapati di arafah kering melontang tak ada tumbuh-tumbuhan, maka sejak 20 tahun terakhir ini padang arafah sudah dihijauhi dengan pohon niem ini, alhamdulillah sangat membantu sekali bagi jamaah haji yang sedang melaksanakan wukuf dipadang arafah agar terhindar dari serangan head stroke atau terik matahari, dimana pada tahun awal 90-an temperature udara hingga mencapai 54 derajat C. tidak hanya pohon ini yang merindangi jamaah haji ketika wukuf, selain tenda-tenda juga sudah dilengkapi hujan buatan, dimana pada acara wukuf tiang-tiang yang diatasnya terletak spuyer-spuyer kecil yang dapat menyemburkan uap air halus.

        Jamaah yang berbahagia, kita sekarang melalui jalur nomer dua dari sembilan jalur perjalanan haji, kalau bus kita berjalan dari arafah mina, mungkin hanya memakan waktu sekitar 10 menit, tapi pada malam tgl 10 dzulhijjah perjalanan ini memakan waktu berjam-jam bahkan ada yang sampai 15 jam dan 20 jam, hal ini karena macetnya jalan, maka kita dibutuhkan kesabaran, sebelum berangkat ke muzdalifah hendaknya seluruh jamaah haji untuk buang air sebanyak mungkin di arafah agar nanti di muzdalifah kita dituntut lagi untuk buang air, walaupun toilet sudah tersedia, tapi satu bilik air kadang ngantrinya kebelakang bisa 20 orang, jalur 9 sejak tahun 2003 sudah ditempati untuk jamaah haji asia tenggara dan turkey dengan cara shuttle bus (taruddudiyah), jalur 3 s/d 8 adalah jalur macet, jalur 1 dan 2 ini sedikit membantu jamaah haji untuk tidak macet, maka dzikir dan tawakkal diri pada waktu perjalanan haji ini sangat diperlukan.

         Jamaah… disebelah kanan kita nampak daerah perluasan kota makkah yang dikenal dengan daerah awali, yang kebanyakan rumahnya tergusur disekitar mesjidil haram, lalu diganti untung oleh pemerintah, disini tidak ada istilah ganti rugi, yang ada ganti untung, dimana untungnya 7x lipat, mereka yang menempati lokasi ini yang sudah mengikuti perkembangan zaman dan beradab, tapi ada yang masih nomanden, inilah disebelah kanan kita sebuah perkampungan masih keturunan orang-orang quraisy kalau di Jakarta dikenal dengan RSSS (rumah sangat sederhana sekali), mereka puas dengan penghidupan yang demikian, mereka hanya cukup dengan menjual siwak disekitar mesjidil haram, menarik taxi kuning dan mengembala kambing disekitar bukit-bukit arafah ini.

       Kedepan lagi sebelah kanan ini adalah tempat kursus mengemudi dan mengambil sim daerah ini dikenal dengan tunisi district, kedepan lagi sebelah kanan, nampak banyak gedung-gedung baru adalah satu-satunya universitas negeri dikota makkah bernama ummul university, khusus pelajar laki-laki, tempat ini yang baru, yang lama di aziziiah, seluruh fakultas diajari didalamnya kecuali fakultas falsafat yang terlarang disini, bahasa pengantarnya adalah bahasa arab yang gundul, dan bahasa inggeris, dan harus tahu structure dan grammarnya kedua bahasa ini untuk bisa diterima didalamnya.

        Baiklah jamaah yang berbahagia, didepan sudah nampak papan warna kuning bertuliskan 'arafah start here', kita napak-tilas, anggap saja kita mau wukuf, marilah kita doa masuk kawasan arafah :  

اللهم إليك توجهت وبك اعتصمت وعليك توكلت. اللهم اجعلني ممن تباهي به اليوم ملائكتك إنك على كل شيئ قدير

'Ya Allah, hanya kepada Engkaulah aku menghadap, dengan Engkaulah aku berpegang teguh, dengan engkaulah pulalah aku menyerah diri. Ya Allah, jadikanlah aku ke dalan golongan orang yang para Malaikat-Mu pada hari ini membanggakannya. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu'.

Jamaah inilah padang arafah yang sekarang sudah menghijau, dengan hijaunya padang arafah sebagian ulama setuju sebagian juga tidak setuju, yang setuju karena memberikan kerindangan pada jamaah haji pada waktu wukuf, yang tidak setuju karena mengurangi khas keaslian padang arafah itu sendiri, yang dulu pada waktu zaman nabi kering-melontang tak ada pepohonan dan air. Sabda nabi   الحج عرفة haji adalah wukuf dipadang arafah, waktu wukuf terhitung sejak tergelincirnya matahari tengah hari tanggal 9 dzulhijjah sampai dengan terbit fajar tanggal 10 dzulhijjah,
wukuf di arafah adalah merupakan rukun haji, kalau tidak dilaksanakan maka hajinya tidaklah sah, adapun keutamaan arafah adalah sebagaimana sabda nabi 'Doa yang paling afdhol  adalah doa di hari arafah', dalam riwayat lain nabi bersabda 'Tidak ada hari yang paling banyak Allah menentukan pembebasan hambanya dari neraka kecuali hari arafah'.
Di bawah puluhan ribu kemah-kemah itulah jamaah haji memuja dan memuji Allah, serta memanjatkan doa dengan maksud meminta ampunan dosa dan mendekatkan diri kepadaNya semata. Padang arafah yang luasnya 3,5 x 3,5 km, sekarang oleh pemerintah Saudi sudah dilengkapi infra struktur canggih  dengan jalan-jalan lebar beraspal dan ditumbuhi pohon pohon rindang sebagaimana tadi kami sebutkan pohon pak karno. di bagian tengah lokasi ini terdapat tiang-tiang dipuncaknya terdapat spuyer-spuyer yang dapat menyemburkan uar air halus, setiap tahun ketika jamaah sedang wukuf tiang-tiang air itu dihidupkan, sehingga menjadi kawasan yang disemprot uap air itu menjadi sejuk dan nyaman sehingga resiko jamaah terkena heat stroke (sengatan matahari) dapat dikurangi. Sebelah kanan kita ada mesjid yang hanya dibuka setahun sekali, hanya pada waktu wukuf tanggal 9 dhulhijjah, mesjid ini dikenal sekarang dengan mesjid namerah atau dikenal juga dengan mesjid Ibrahim, mesjid ini separoh didepan yang tiga qubah itu adalah diluar bumi arafah sedang dibelakangnya menara masuk dalam padang arafah, didepan mesjid ini atau sekarang ada sungai yang tak berairi, berair kalau lagi hujan turun, turun hujan dikota mekah ini bisa dihitung dengan jari, setahun yang deras itupun hanya tiga kali, yang rintik-rintik sering, maka didepan mesjid itu dikenal dengan wadi uranah.

        Jamaah yang berbahagia…! Arafah artinya 'tahu atau kenal' tempat pertemuan Nabi Adam dan Sitti Hawa, adapun yang akan kita kunjungi adalah jabal rahmah (bukit kasih sayang), setelah diturunkan dari surga karena memakan buah yang terlarang di surga, setelah terpisah dan hidup terpencar selama 200 tahun di bumi karena diusir Allah dari surga, Nabi Adam diturunkan di India dan Sitti Hawa ada yang mengatakan di Irak dan ada yang mengatakan di Jeddah, keduanya saling mencari dan akhirnya bertemu di padang arafah persisnya di jabal rahma, setelah bertemu mereka menetap di makkah dan mengembangkan keturunan disana.

         Karena jabal rahmah adalah bukit kasih sayang, walaupun anekdot cerita israiliyat (la nushoddiquhu wala nukadzibuhu). Tentu karena disini adalah tempat sangat mustajab untuk berdoa tanggal 9, tapi sekarang kita napak tilas tidak apa, kita berdoa ketika berada di jabal rahma atau di lereng bukitnya tapi harus mengharap ka'bah, ibu-ibu mendoakan bapak-bapak agar senantiasa selalu setia dalam mengarungi kehidupan ini, mohon keharmonisan dalam sebuah rumah tangga bahagia didunia dan bahagia di akhirat, ketika bapak-bapak berdoa, ibu-ibu jangan menjauh dari bapak-bapak, takut terselip dalam doanya bapak-bapak minta kawin isteri muda lagi, jangan di amieni, tapi tegurlah. Juga adik-adik remaja putra dan putri, memang jodoh semuanya sudah ditentukan oleh Allah, tapi jodoh yang sholeh/sholehah ini tidak akan kita dapati kecuali kita minta benaran pada Allah, berapa banyak para artis kawin karena kecantikan semata bukan karena hati, akhirnya mereka berlabuh dipantai perceraian, maka disinilah kalau kita berdoa pada waktu wukuf semua doa akan dikabulkan oleh Allah, amien…

        Jamaah yang dimulyakan oleh Allah… karena didepan sebelah kanan sudah nampak jabal rahmah, Marilah kita doa melihat Jabal Rahmah :

اللهم اغفرلي وتب علي واعطني سؤلي ووجه لي الخير أينما توجهت. سبحان الله والحمد لله ولاإله إلا الله والله أكبر
'Ya Allah ampunilah aku, berilah aku taubat, penuhilah segala permintaaku dan arahkanlah aku kepada yang baik ke manapun aku pergi. Maha Suci Engkau ya Allah, segala puji hanya bagi Allah dan tiada Tuhan yang disembah selain Allah'.

        Jamaah…beberapa pengumuman yang harus diperhatikan, setelah bus ini tidak bergerak lagi, maka turunlah dengan tenang, bagi jamaah yang mau naik keatas jabal rahmah kami persilahkan, hati-hati banyak diatas para cameraman dari negeria suka memaksa diri, maka ketika mendekat bilang saja terus ella' atau no, hati-hati pula banyak pengemis dan penjual serta pemandu doa, yang suka memaksakan diri. Yang tidak naik cukup dibawah lereng ini, dan bagi mereka yang mau naik unta sebaiknya nanti setelah turun dari bukit ini, karena sebentar lagi kita akan dikerumuni oleh tukang unta, yang naik unta lima real pakai kamera sendiri dan yang pakai kamera tukang unta sepuluh real, disini kita punya waktu cukup setengah jam tidak boleh lebih, perhatikan pula letak lokasi bus parkir warna dan nomor bus ini, jangan sampai kesasar ke bus lainnya, karena sudah sampai, marilah kita turun dengan tenang dengan sama-sama baca basmallah ! bismillahirrohmanirrohim…"

(Pada waktu ada jamaah yang naik bukit rahmah, maka seharusnya sang gaed ikut juga menemani jamaah keatas bukit, untuk mengantisipasi takut terjadi sesuatu yang mencelakakannya) setelah setengah jam berlalu dan semua jamaah dicek satu-satu semua berada dalam bus, maka pimpinlah kembali).

        "Bapak-bapak ibu-ibu yang dimulyakan oleh Allah, saudara-saudari adik-adik yang berbahagia… jabal rahmah yang kita lihat sekarang abu-abu karena debu dan coklat karena bebatuannya demikianlah keadaannya tapi pada waktu wukuf, gunung ini berubah menjadi putih mulus karena tak ada batu yang tak ditempati, dan jamaah seluruhnya berpakaian ihram yang putih bersih, disebelah kanan kita ini dekat kafetaria atau jalan yang lurus ke tangga jabal rahmah ini, dulu ada batu tempat rasululah berwukuf, karena sekarang sudah di bataco maka tak nampak lagi.
yang terpenting dilereng jabal rahmah inilah ketika rasulullah dengan lebih 100.000 para sahabat nabi melaksanakan haji wada' (haji yang pertama dan yang terakhir), rasulullah menyampaikan khutbahnya kepada kaum muslimin mengenai persoalan-persoalan agama Islam yang terjadi pada tahun ke 10 hijriyah, dan  ditempat ini pula telah diturunkan wahyu Allah yang terakhir kepada Nabi yang berbunyi :

 اليوم يئس الذين كفروا من دينكم فلا تتخشوهم واخشون  اليوم أكملت لكم دينكم وأتممت عليكم نعمتي ورضيت
لكم الإسلام دينا

Artinya 'Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa (mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut pada mereka dan taubatlah pada Allah. Pada hari ini, telah Aku sempurnakan bagi kamu agamamu, dan telah Aku sempurnakan kepada kalian nikmatKu dan Aku relakan pada kalian Islam sebagai agamamu'. (al-Maidah 3).

        Pada waktu tergelincirnya matahari sampai terbenamnya matahari, seluruh jamaah haji, berdzikir, bertakbir, bertasbih mengagungkan nama Allah, Allah bangga terhadap ummatnya yang demikian, lalu Allah memanggil para malaikat untuk turun kelangit dunia dan Allah mempersaksikan kepada para malaikat dan berkata 'wahai para malaikat lihatlah hamba-hambaku yang sekarang duduk bertafakkur, bertakbir bersbih dan bertakbir, andaikta mereka semuanya minta kepadaku taubat, maka akan kami taubatkan, dan andaikata minta apa saja, maka detik ini akan kami kabulkan. Para malaikat terkagum-kagum dan hanya bisa mengamini, semoga Allah memperkenan doa-doa hambanya. Jadi paling mustajabnya doa dimakkah ini dari l7 mustajab, adalah yang paling mustajab ini wukuf dipadang arafah. Pada waktu sore hari banyak jamaah haji keluar dari kemahnya, sebagian naik bukit berdoa secara langsung kepada Allah secara sendiri-sendiri yang sebelumnya secara berjamaah berdoa mereka bersama para pemandu.

        Selanjutnya…Kita lihat saat ini tenda-tenda tidak nampak, tapi dua hari sebelum pelaksanaan wukuf tenda-tenda ini sudah rampung semua menyambut jamaah haji, kemah-kemah disini tidaklah permanent, beda dengan yang ada di mina dan sebagian muzdalifah. Duaratus meter didepan dari mesjid namerah yakni disebelah kanan kita ini ada dua tugu yang merupakan pembatas tanah haram dan tanah halal, jadi arafah masuk tanah halal, dan antara dua tugu ini kedepan sekitar tujuh kilo inilah jalur jalan kaki atau pedestrian road, dimana kanan kirinya dipenuhi air untuk minum dan beberapa toilet sepanjang perjalanan. Memasuki tanah haram makkah yang l3 km dari arah selatan mesjidil haram, maka marilah kita berdoa masuk ketanah haram bersama-sama, agar tubuh jiwa raga kita api neraka haram nanti menyentuh kepada kita dan kita digolongkan kepada para ulama para kyahi dan kita dimasukkan kedalam surga firdaus, amien… marilah kita baca doa masuk tanah haram bersama… (baca sebagaimana doa diatas).

4. Muzdalifah

          Kedepan lagi sebelah kanan kita ada bukit yang dipagari oleh benteng-benteng kuno yang umurnya sekitar 800 tahun yang lalu pada waktu pemerintahan dinasti abbasiyah, pada waktu jamannya khalifah Harun ar-Rasyid, beliau mempunyai salah satu isteri tercintanya bernama Siti Zubaidah yang mempunyai ide pengaliran air dari Irak ada yang mengatakan dari Toif, untuk dialirkan kelokasi sebelah kanan kita ini, inilah namanya ainuz zubaidah atau wadi zubaidah atau bendungan zubaidah, sejarahnya dulu adalah pada suatu malam Siti Zubaidah bermimpi dikumpuli oleh seluruh jamaah haji, maka setelah dita'wilkan/ditafsirkan mimpi itu, maka Siti Zubaidah dituntut untuk mengalirkan air kelokasi sebelah kanan ini, jadi sangat bermanfaat sekali bagi jamaah haji pada waktu itu untuk bersih-bersih dan untuk berwudhu'dll, sedangkan untuk minum cukup bekal air zam-zam yang telah dibawanya dari makkah. Sekarang tidak demikian, yang dipakai hotel-hotel dan rumah-rumah dikota makkah adalah kebanyakan air laut yang disuling menjadi air tawar, nanti kita banyak berbicara penyulingan air laut menjadi air tawar dikota Jeddah. Benteng-benteng ini tambah kedepan sudah tidak nampak lagi, terpendam oleh kerikil-kerikil dan padang pasir.

         Jamaah yang berbahagia… didepan sudah nampak papan warna ungu bertuliskan 'muzdalifah start here', berarti inilah muzdalifah! Marilah kita doa masuk Muzdalifah :

اللهم إن هذه مزدلفة جمعت فبها ألسنة مختلفة. نسألك حوائج متنوعة  فاجعلني ممن دعاك فاستجبت له وتوكل عليك فكفيته يا أرحم الراحمين

'Ya Allah, sesungguhnya ini Muzdalifah telah berkumpul bermacam-macam bahasa yang memohon kepada-Mu hajat keperluan yang beraneka ragam, Maka masukkanlah kedalam golongan orang yang memohon pada-Mu, lalu Engkaulah penuhi permintaannya, yang menyerah diri pada-Mu lalu Engkau lindungi dia, wahai Tuhan Yang Maha Pengasih lebih dari segenap yang pengasih'.

            Jamaah inilah Muzdalifah yang merupakan sebuah lembah yang panjangnya 4km dan terletak antarah lembah Muhassir sebelah barat dan Al-Ma'zamin sebelah timur. Berada di jalur antara mekkah dan mina, dimuzdalifah inilah jamaah haji pada malam tanggal l0 dhulhijjah malam idhul adha merupakan tempat mabit awal (bermalam) yang merupakan wajib haji, yang tidak bisa kita tinggalkan, bagi yang tidak mabit karena sakit, maka wajib baginya menggantinya dengan dam. Sebelah kanan kita ada mesjid yang juga hanya dibuka setahun sekali pada malam idhul adha, mesjid ini adalah mesjid masy'aril haram yang difirmankan oleh Allah :

فإذا أفضتم من عرفات فاذكروا الله عند المشعر الحرام

'Maka apabila kamu telah bertolak dari Arafat, berdzikirlah kepada Allah di Masy'arilharam' (al-baqorah 198).

         Jamaah… andaikata mesjid ini terbuka dan kita berada didalamnya, maka banyak-banyaklah doa sapu-jagad :

ربنا أتنا فى الدنيا حسنة و فى الأخرة حسنة وقنا عذاب النار

Di muzdalifah ini para jamaah haji sesungguhnya setelah sampai, sunnah rasul lalu tegakkan sholat jama'takhir qosor isya' dan magrib, lalu bermalam sampai subuh, tetapi jamaah haji Indonesia umumnya diperintahkan oleh para muthowwifin, sebaiknya melaksanakan sholat magrib dan isya' dijama' taqdim qosor di arafah, hal ini dikhawatirkan bus tidak bisa parkir di muzdalifah, dan sebagian ulama memperbolehkan lepas tengah malam jam 1 dini hari boleh keluar dari muzdalifah untuk jumroh aqobah, dan diperbolehkan mengawali tawaf ifadhoh lalu tahallul awal.       

Pekerjaan sunnat disini adalah mengambil kerikil tujuh butir, kerikilnya tidak boleh besar tapi sebesar kacang arab, karena pada waktu di mina balang jumroh, banyak jamaah haji yang mengira yang berbentuk sebuah sumur dan tugu, maka tugu itu dikiranya iblis, bush, sharon dan setan lainnya, maka dilontarlah menggebu-gebu, dan melontarpun lurus tidak melambung, maka tentu kena jidat jamaah sebelahnya dan akan berdarah, inilah lontaran yang tidak diterima, bahkan mereka yang tak dapat batu besar kadang-kadang sandalpun dilontar, payungpun dilontar, inilah lontaran yang tidak diterima, sedangkan lontaran yang diterima, melontar dengan ikhlas karena  Allah tidak untuk menyakiti orang lain dengan batu kecil dan kena batnulwadi maka lontaran kita akan diangkat oleh Allah ke surga dan dijadikan sebagai lontaran yang maqbul, sedangkan lontaran yang tidak diterima karena menyakiti seseorang atau haji hasil korupsi maka dulu lontarannya menumpuk lalu yang mengangkat adalah petugas kebersihan.
5. Mina
         Kita masih suasana di Muzdalifah nampak kedepan kanan-kiri ditempati pula tenda-tenda untuk perluasan di Mina, biasanya yang menempati lokasi disini adalah jamaah haji afrika yang fisiknya kuat, pagi sampai sore istrirahat disini tapi malam hari sambil melontar dan mabit mereka datanglah ke Mina, tenda-tenda ini permanen terbuat dari paper glass, dilengkapi dengan air condition, dilengkapi pula tanda-tanda khusus diatasnya agar jamaah haji pulang-perginya tidak kesasar, juga dilengkapi alat pemadam kebakaran untuk mengantisipasi terjadi kebakaran kecil maka teratasi, tidak seperti kejadian tahun l997 dimana terjadi kebakaran terbesar di mina pada waktu hari tarwiyah yang mengakibatkan jamaah haji asia utara lebih 300 mati terpanggang didalamnya.

         Disebelah kanan kita juga sekitar 200m, disitu ada bukit namanya jabal qurban (al Manhar), sejarah ketika nabi Ismail mau disebelih oleh ayahnya berubah menjadi domba besar, sekarang diabadikan menjadi tempat penyembelihan dam, kurban dll, disekitar itu pula dulu terletak mesjid kecil bernama mesjid al-kautsar. Baiklah kedepan kita lihat jamaah yang berbahagia ada papan warna ungu akhir muzdalifah dan 100 meter dan kedepan ada papan warna hijau bertuliskan Mina start Here, maka ditengah-tengah ini namanya 'wadi muhassir', dulu pernah terjadi dilaknatnya pasukan bergajah dari Yaman pimpinan Raja Abrahah penguasa yahudi yang bermaksud untuk menghancurkan ka'bah, maka Allah tidak ridha, dikirimlah burung-burung yang berbondong-bondong (ababil) membawa kerikil-kerikil kecil dari neraka lalu dilontarkan kepada pasukan bergajah, maka matilah semua laksana daun dimakan oleh ulat, disinilah asbabul nuzul dari turunnya surat al-Fiil (alam tara kaifa fa'ala birobbika bi ashabil fiil… dst), maka lahilah rasulullah dan dikenallah dengan tahun gajah. Pada waktu pagi tanggal 10 kita berjalan melalui daerah wadi muhassir ini kita berjalannya agak cepat, karena disini tempat laknat.

         Jamaah yang berbahagia, kita sekarang masuk daerah Mina, marilah kita doa masuk Mina :

اللهم هذا منى فامنن علي بما مننت به على أوليائك و أهل طاعتك

'Ya Allah, tempat ini adalah Mina, maka anugerahilah aku dengan apa yang Engkau telah berikan kepada para wali-Mu dan orang yang taat kepada-Mu'.

         Jamaah…Terus sebelah kiri kita ini yang pertama adalah istana Raja Abdullah raja yang sekarang, dan kedepan lagi sebelah kiri adalah istana raja Fahd bin Abd. Aziz yang telah meninggal dunia, tamu Negara dan keluarga kerajaan mabitnya diatas istana ini sambil mengadakan hubungan bilateral. Kita sekarang sudah dimina, dikenallah mina dengan 'ma baina jabalain' diantara dua bukit didepan ini yang nampat sempit dan dipenuhi dengan tenda-tenda permanent, kesebelah kanan agak kejauhan nampak 2 terowongan, dikenallah dengan terowongan mina, dengan melalui terowongan itu sampailah ke kemah-kemah jamaah haji asia tenggara daerah muaisiem dan harratullisan yang ditempati sejak tahun l984, sepanjang 2,5 km jamaah haji Indonesia pulang pergi melalui terowongan itu, pada tanggal 2 juli l990 terjadi kecelakaan didalam terowongan itu yang merenggut sekitar l.400 lebih korban, yang 659 diantaranya jamaah haji Indonesia, dulunya satu terowongan, maka bertabrakanlah jamaah haji habis lontar jumroh dan yang akan pergi ke aqobah pada pagi hari, ada yang mengatakan sabotase, kipas dan lampu mati dll, setelah kejadian itu atas inisiatif pak Harto ditambahlah terowongan satunya, agar yang pergi dan datang melontar tidak bertabrakan lagi.

          Jamaah… yang budiman…. Mina adalah dulunya sebuah hamparan padang pasir yang panjangnya sekitar 3,5 km., Mina oleh orang-orang arab disebut dengan Muna yang berarti 'pengharapan', menurut riwayat di mina inilah hati nabi Adam dibisiki bahwa dia memperoleh harapan, setelah 200 tahun berpisah, akan bertemu dengan isterinya Hawa, dan akhirnya harapan itu menjadi kenyataan, bertemulah di jabal rahmah tadi.

         Hari tarwiyah adalah hari dimana jamaah haji tanggal 8 dhulhijjah mereka tinggal dimina untuk mabit sehari dan semalam penuh sehingga dapat melakukan sholat dhuhur, ashar, magrib, isya' dan subuh, habis subuh berangkat ke arafah untuk wukuf. Amalah wajib di mina adalah bermalam/mabit dan melontar jumroh ula, wustho dan aqobah. Tanggal 10, 11, 12 nafar awal dan 13 bagi yang nafar tsani dituntut untuk selalu di mina. Kalau diartikan secara harfiah Mina sebenarnya berarti 'tumpahan darah binatang' yang disembelih, ini sesuai dengan kenyataan yang berlaku bahwa didaerah ini setiap tahun disembelih lebih satu juta qurban yang terdiri dari unta, sapi domba dan kambing. Keistimewaan di mina yang akan dirasakan oleh setiap jamaah haji adalah tentang kemampuannya menampung tidak kurang dari 2juta jamaah yang tumplek kesini menjelang tanggal l0 dhulhijjah untuk melontar jumrah esok paginya. Ajaib memang, karena selalu menjadi lebih luas secara otomatis sebagaimana layaknya rahim seorang ibu yang hamil, hal ini dijamin dan disabdakn oleh Nabi : 'Sesungguhnya Mina itu seperti Rahim, yang mana ketika terjadi kehamilan, diluaskan oleh Allah SWT'. Maka kita tidak perlu khawatir kehabisan atau tidak mendapatkan tempat di Mina pada waktu haji.

         Batu kerikil yang dilempar oleh jamaah sewaktu melempar jumrah, secara ajaib pula diangkat oleh Malaikat ke langit seolallh-olah seperti kerikil terbang, kerikil yang terbang itu tentulah yang dilontar oleh jamaah yang hajinya diterima oleh Allah. Dan yang tidak diterima dibiarkan menetap disekitar jumroh yang akhirnya dibersihkan oleh buldoser, tapi sekarang sudah di buat terowongan kebawah. Tentang ini sahabat nabi Abdullah ibnu Umar yang sangat alim mengatakan : 'Demi Allah, sesungguhnya Allah mengangkat ke langit batu yang dilontarkan ke jumrah oleh mereka yang hajinya di terima oleh-Nya'. Dalam kitab Syifa' al-Gharam diterangkan bahwa Syekh Abu Nu'man Al-Tabrizi yaitu mufti Masjidil Haram pada zamannya pernah dengan mata kepalanya sendiri menyaksikan betapa batu-batu itu beterbangan naik ke atas langit. Sudah banyak ahli-ahli riset melakukan penelitian tentang batu ini, dan mereka berkesimpulan rata-rata setengah dari jumlah batu yang dilempar jumrah itu memang raib sebagian lainnya ditemukan ditumpukannya.

          Sebelah kiri kita ada mesjid besar yang dibukanya hanya setahun 3x pada waktu hari-hari tasyriq, inilah mesjid Khaif, mesjid dimana nabi melakukan shalat dan khutbah ketika berada di mina. Nah kedepan lagi inilah tempat balang jumrah, sudah 4 tahun yang lalu bentuknya jumroh lempeng atau oval seperti perahu dengan layarnya, kejadian 2 tahun yang lalu pada waktu hari nahar tanggal l2, tempat jumroh diatas terjadi kemacetan, yang mengakibatkan lebih 362 jamaah haji meninggal karena berdesak-desakan, rencana pemerintah sejak tahun kemaren tempat jumroh akan ditingkatkan lagi menjadi 5 tingkat, sekarang dalam taraf penyelesaian. Kedepan ini sebelah kiri kita adalah jumroh ula, cukup kita melontar tujuh butir batu 7x dengan ucapkan setiap lontaran 'bismillahi Allahhuakbar rajman lissyayatin', setelah melontar kepojok sebelah kanan berdoa menghadap kiblat karena disini tempat mustajab, setelah berdoa sambil baca takbir terus menuju ke jumroh wustho, inilah jumrohnya sama dengan ula cara melontarnya dari mana arah dan berdoa pula, terus kedepan sambil baca takbir inilah didepan kita sebelah kiri bus jumroh aqobah, dilontar tanggal l0 dzulhijjah, ketika pertama datang dari muzdalifah lalu tahallul awal, melontarnya sebaiknya membelakangi kiblat, dulu bentuk sumurnya separoh, baiklah kita punya waktu turun l0 menit untuk memperaktekkan bagaimana melontar yang benar, kita turun sama-sama baca basmallah…"

(Sepuluh menit telah berlalu dan jamaah sudah dalam bus semua, bergeraklah menuju ke jabal nur, terangkan pula 200 meter kedepan ada mesjid yang masih utuh adalah mesjid al-Baiah, tempat Rasulullah dibaiat oleh orang-orang Anshar yang datang dari Madina 1 tahun sebelum hijrah).

6.Jabal Nur

        "Jamaah yang berbahagia… sekitar 3km lagi kita akan lihat pamandangan tempat ziarah selanjutnya yaitu jabal nur ditasnya terletak gua hira', sebelum kita sampai, ketahui dulu sejarahnya adalah : Jabal nur tingginya kira-kira 200 m. disekelilingnya terdapat sejumlah gunung, bukit batu dan jurang, dikawasan gunung nur ini tidak terdapat tanaman apapun juga, seluruhnya terdiri dari batu-batu besar yang gersang, perjalanan mendaki ke puncak gua hira' makan waktu paling tidak l jam bagi yang sehat, dulu keadaan di puncak sangat sunyi dan senyap sehingga terasa menakutkan, karena itulah Nabi Muhammad SAW menjadikan gua hira sebagai tempat menyepi dan mengasingkan diri untuk mendekatkan diri kepada Allah. Gua hira terletak dibelakang 2 batu raksasa yang sangat dalam dan sempit, bila kita kunjungi dan masuk kedalamnya, orang akan merasa terpencil sepenuhnya dari kehidupan dunia. Luas gua itu hanya cukup untuk tidur 3 orang berdempetan, tingginya sekkitar 2 meter atau setinggi manusia, dibagian ujung kanan ada lubang atau celah yang dapat dipakai untuk memandang kawasan gunung dan bukit di jurusan mekkah.

        Beberapa tahun sebelum dan setelah menikah dengan Khadijah binti khuwalid, Muhammad sering menyendiri dan menyepi untuk melakukan tahannuts (bertafakur), ibadah malam yang sering dilakukan rasulullah di gua hira' ini. Beliau biasanya pergi dengan hanya membawa bekal makan secukupnya, apabila bekal itu habis beliau kembali ke rumah guna mengambil bekal untuk hari-hari berikutnya, demikianlah beliau lakukan sampai suatu saat Malaikat Jibril datang membawa wahyu pertama (surat al Alaaq l – 5) :

إقرأ باسم ربك الذي خلق* خلق الإنسن من علق* إقرأ وربك الأكرم* الذي علم بالقلم* علم الإنسن مالم يعلم
*
'Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah dan Tuhanmulah yang Maha Pemurah. Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan qolam. Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya'.

         Peristiwa itu terjadi pada tanggal 17 Ramadhon (6 agustus 610 M). dengan perasaan takut dan gelisah, setelah peristiwa itu, beliau pulang ke rumah dan berkata kepada khadijah 'Selimutilah Aku, Selimutilah Aku'. Khadijah menyelimuti dan mendampingi Beliau sehingga hilanglah rasa takutnya. Setelah mendengar kisah sangat ganjil yang dialami Nabi di gua Hira' itu, Khadijah segera berangkat ke rumah Waraqah bin Naufal, anak paman Khadijah, beliau seorang pemeluk agama Nasrani di zaman jahiliyah, pandai menulis kitab mengetahui bahwa diri-Nya akan diangkat menjadi Nabi dan Rasul sebagaimana Musa AS, menerima wahyu Allah SWT melalui Malaikat Jibril.

         Baiklah kedepan sebelah kiri sudah nampak jabal nur laksana punggung unta yang diatasnya ada celah masuk disitulah gua hira', yang masuknya tidak bisa kita tegap berdiri tapi cara memiringkan badan lalu tiarap barulah sampai ke guanya, kalau yang diatas sekali puncaknya adalah kedai/toko yang biasa jual air dibawa 1 real tapi diatas sampai 3 real, pada waktu itu Malaikat jibril menunjukkan wajah aslinya, dimana dunia alam semesta seluruhnya dalam genggamannya, saking besarnya tentu nabi merasa ketakutan dan dipeluklah rasulullah sambil berucap malaikat jibril "iqra'(bacalah)" jawab nabi "ma ana biqori' (saya tak bisa membaca)", sampai tiga malaikat jibril mengatakan iqro' jawaban nabi tetap ma-ana biqori', maka turunlah surat al alaq tersebut diatas. Jadi jelaslah bahwa alqur'an yang kita baca dan selalu kita amalkan sehari-hari adalah benar-benar wahyu Allah yang diturunkan melalui malaikat jibril untuk disampaikan kepada Nabi Muhammad, dan untuk disampaikan kembali kepada ummatnya pada waktu itu yang jahiliyah dan ummat-ummat selanjutnya sampai hari kiamat. Maka salah orang-orang orientalis yang mengatakan bahwa alqur'an adalah Muhammadisme (Faham Nabi Muhammad).

         Bapal-ibu sekalian yang terhormat…!

Jalan yang kita lalui saat ini adalah jalan menuju ke toif 95 km dari lokasi ini, di toif banyak tempat-tempat bersejarah, seperti mesjid tempat rasulullah mendakwah bani tsaqif, mesjid Abdullah bin Abbas, tempat terjadinya perang hunain dan perang toif, toif adalah daerah yang berlokasi hawa dingin dll. Dan arah ini juga arah menuju ke Riyadh yang merupakan ibukota kerajaan Saudi Arabia yang jaraknya sekitar 1000 km. dari Makkah. Sayang visa umroh dan haji hanya diperkenankan ketiga tempat makkah, madinah dan Jeddah.

Baiklah jamaah yang berbahagia, disebelah kanan kita ini dibalik bukit, terdapat pekuburan umum saraye', dimana hampir seluruh jamaah haji pada waktu haji khususnya jamaah haji Indonesia yang meninggal dikota Makkah, setelah disholatkan tidak semuanya dimakamkan di pekuburan Ma'lah, dikuburan saraye' sebelah kanan inilah dikebumikan, marilah sejenak kita ucapkan salam dan doa! (salam dan doa seperti diatas), terus kedepan lagi setelah lampu merah ini ada dua tugu pembatas tanah haram dan tanah halal yang bertuliskan 'end of haram boundary', inilah batas akhir tanah haram dari arah timur. Kedepan lagi kita lihat stadion utama kota Makkah adalah stadion saraye', karena disini diluar tanah haram maka pelatih dari prancis dan brazil yang non muslim bisa tinggal dilokasi ini, sayang dalam kompetisi nasional kesebelasan al-wahdah kota makkah ini jarang memenangkan pertandingan, tapi pernah menelorkan pemain yang terbaik bernama ubeid al-dosari yang pernah dikirm ke amerika, prancis, jepang-korea dan jerman.

7. Ji'ronah

        Jamaah… ji'ronah, ja'ronah atau ju'ronah sama artinya yang merupakan sebuah kampung terletak sekitar l6 km dari Mekkah, tempat miqat, selain tan'iem dan hudaibiyah adalah miqat bagi penduduk Mekkah, atau jamaah haji dan umroh yang mau mengambil miqat lagi, maka salah satunya adalah ji'ronah yang akan kita kunjungi ini. Miqat ji'ronah adalah miqot rasulullah yang merupakan miqat paling tinggi derajatnya diantara miqat lainnya.

         Di Ji'ronah ini terdapat beberapa tempat ziarah, salah satunya adalah sebuah mesjid dan sumur bi'ir thoflah bukan bi'ir thiflah yang di Osfan,  menurut riwayat sumur ini dahulunya terjadi atau terdapat salah satu mu'jizat Rasulullah saat kehabisan air setelah usah perang Hunain. Rasulullah bersama para pejualng Islam berhenti untuk membagi-bagikan hasil kemenangan, karena persediaan air habis dan disana tidak ada sumur, Nabi memukulkan tongkatnya dan serta merta keluarlah air. Air sumur ini sering dipercaya sebagai obat dan tidak pernah kering, tapi sekarang sudah dilestarikan tertutup untuk umum dan jamaah haji tidak bisa mengambilnya kecuali membelinya kepada penjaga mesjid itu, dan yang ada air minum kita dapati nanti adalah air lain dari luar apalagi air yang ada di toilet, sedangkan air yang dijual oleh anak-anak arab adalah air aqua/mineral biasa, tapi yang paling berokah hanyalah air zam-zam, hendaklah kita berpuas diri minum air zamzam selalu selama kita berada dikota makkah ini. Nama ji'ronah adalah nama seorang wanita yang mengabdikan dirinya menjaga dan membersihkan mesjid tersebut.

        Jamaah karena didepan sudah nampat mesjid jami' ja'ronah, kami mohon untuk mempersiapkan diri, yang belum berpakaian ihram khususnya bapak-bapak harap untuk berpakaian ihram dan jangan lupa untuk melepas pakaian yang berjahit, bagi yang tidak niat umrah kami harap sebaiknya juga turun untuk juga sama-sama menghormati mesjid ini dengan sholat tahiyyatul mesjid dan berdoa. Umroh yang kedua ini adalah umroh sunnat yang bisa diniatkan untuk orang lain yang telah meninggal dunia atau mereka-mereka yang sudah tidak mampu lagi dari segi fisik karena lumpuh, bisa diniati, ingat satu niat untuk satu orang saja, bagi jamaah yang mempunyai keluarga lebih untuk diniati umroh, bisa ditulis nama dan bin nya kalau ingat dan bisa berhubungan dengan kami untuk di niatkan umroh.

         Baiklah didepan sebelah kanan adalah tempat toilet laki-laki dan mengambil air wudhu dan sebelah kiri adalah toilet khusus untuk perempuan, setelah mengambil air wudhu' semua, tegakkan sholat tahiyyatul mesjid dan sholat sunnat ihram 2 rakaat, dan nanti kita niat bersama-sama didalam bus ini sambil kita kumandangkan talbiah, kita punya waktu disini sekitar 20 menit, marilah kita turun sama-sama dengan membaca basmallah. Bismillahirrohmanirrohim…."

(Hendaknya sang gaed juga berpakaian ihram dan ikut umroh, berilah semangat jamaah, setelah berkumpul semua didalam bus, hendaknya sang gaed memastikan jumlah jamaah dan kenal satu-satu jamaah, dikhawatirkan jamaah bus lain terikut dalam rombongannya dan dipastikan jumlah jamaahnya, sebelum berangkat masih disekitar mesjid ji'ronah pimpinlah niat dan talbiyah serta dzikir lainnya)

"Jamaah yang berbahagia… baiklah kita jatuhkan niat sebelum bus ini menjauh dari tempat ini, yang niat untuk dirinya sendiri ikuti saya dulu, untuk yang niat orang lain adalah berikutnya 'Allahumma inni uriidul umrota fayassirhaali wa taqobbalhaa minni, nawaitul umrota wa ahramtu biha lillahita'ala' selanjutnya untuk niat orang  lain 'Labbaik Allahumma umrotan 'an…. (untuk siapa? dan bin siapa? kalau ingat, kalau tak ingat tak usah) lillahitaala'. Selanjutnya sambil bus ini bergerak sambil kita kumandangkan talbiah dan doa serta dzikir sebagaimana biasa kemaren malam. Labbaik Allahumma labbaik…… dst. (Mendekati jabal nur kembali, kembali terangkan sekilas adanya jabal nur)…

         "Jamaah didepan sebelah kanan kita adalah gunung yang tadi kita lintasi, saat ini juga kita akan lintasi kembali tapi tidak untuk berhenti karena sekitar lereng jabal nur sudah dipenuhi oleh rumah-rumah yang tidak mungkin bus ini berhenti dengan leluasa, hanya bus ini bergerak pelan-pelan, bagi yang mau mengambil gambar cukuplah didalam bus ini. Inilah jabal nur artinya gunung yang bercahaya, disebut demikian karena pada zaman nabi gunung ini pernah mengeluarkan cahaya kealam sekitar ini, tapi lebih bercahayanya lagi karena memberikan cahaya kepada orang-orang jahiliyah untuk menyembah agama tauhid, nampak yang putih-putih adalah orang-orang yang sedang mendaki, tetapi sesungguhnya tidak ada kesunnatan naik keatas, pun juga tidak ada syariat yang menyuruh mendaki jabal nur ini, hanya apabila ada jamaah yang mau naik keatas tidaklah mengapa, untuk mengenang rasulullah bertahannuts didalam gua hira', dengan demikian tambah yakinlah keimanan kita bahwa betapa curamnya gunung ini dan betapa payahnya rasulullah mendapatkan wahyu diatas".

8. Mesjid-mesjid dekat mesjidil-haram

          Baiklah jamaah kita tinggalkan dulu jabal nur, kedepan ini jalur yang kita lalui adalah dikenal dengan 'syari mesjidil haram' karena kedepan sekitar 5km ini adalah menuju kemesjidil haram.

Lihatlah sebelah kanan kita adalah pekuburan para ulama Saudi, imam dan khotib mesjidil haram dan juga pendakwah kerajaan Saudi Arabia Syekh Abdullah bin Abdul Aziz bin Baz rohimakumullah dikuburkan disebelah kanan kita ini, terpisah dengan pekuburan ma'lah dan pekuburan saraye'. Kedepan lagi sebelah kiri kita ini adalah kantor pemerintahan kota Makkah / kantor gubernur kota makkah yang baru, yang lama kedepan sebelah kiri kita ini, sekarang gubernurnya adalah amir Abdul Majib bin Abdul Aziz, eks gubernur kota madinah, yang saat ini sedang membangun kota makkah disekitar mesjidil haram akan dibentuk seperti kota madinah, hotel-hotel teratur dengan rapi jalan-jalan yang nantinya nampak akan metropolis, doakan saja.

         Daerah ini adalah dikenal dengan daerah Maabdah, sebelah kanan dibalik beberapa apartement ini dikenal dengan daerah Hansa'. Jalur ini kedepan sampai ke mesjidil haram pernah terjadi pada haji tahun l987 demonstrasi jamaah haji iran atas suruhan imam Khomeini agar menentang Saudi Arabia yang terlalu berkiblat kebarat, akhirnya bentrok dengan petugas keamaan Saudi Arabia, maka sepanjang perjalanan ini banyak jamaah haji iran dan petugas keamanan meninggal lebih 300 orang, setelah itu seluruh jamaah haji tahun berikutnya ditempatkan dilokasi kanan kiri apartemen ini yang dijaga M16 yang extra ketat.

         Sebelah kanan kita ada mesjid namanya mesjid ka'ki, ka'ki adalah laqob (marga) arab disini. Kedepan lagi ada mesjid jami' raja Abdul Aziz, dibuat 7 tahun yang lalu, hanya untuk mengenang bahwa didepan sebelah kanan mesjid ini adalah tempat pemerintahan raja abdul aziz di makkah, inilah kantornya yang warna kuning dengan bangunan kunonya. Kedepan lagi sebelah kanan kita ada mesjid namanya mesjid ijabah, mesjid dimana setelah rasulullah dan para sahabatnya usai melaksanakan tawaf wada' mau ke medina sempat berhenti dilokasi mesjid ini dan berdoa, karena doa rasulullah terkabul maka lokasi ini di abadikan hingga saat ini menjadi mesjid ijabah. Terus sebelah kiri kita ini adalah kantor secretariat kota makkah, kantor balai kota makkah atau kantor baladiyah, urusan kebersihan dan penghijauan kota yang tandus ini, adalah dikantor inilah diselesaikan.

        Daerah ini kedepan adalah dikenal dengan daerah Jumaizah atau jamaah haji Indonesia mengenalnya dengan daerah Ja'fariyah, dimana kita ketahui apartemen-apartemen kanan kiri kita ini adalah kebanyakan yang menempati pada waktu haji adalah jamaah haji Indonesia dari arah timur mesjidil haram, jauh memang 2,5 km dari haram, tapi kebanyakan yang jauh ini pondokannya, jamaah berangkat dhuhur pulang-pulang nya habis isya', beda dengan yang dekat hotelnya kadang sholat berjamaahnya didalam kamar, jadi jauh dekat dihadapan Allah tidaklah jadi persoalan, tapi ikhlas dan banyak I'tikaf dimesjidil haram yang menjadi ukuran.

        Jamaah yang berbahagia… didepan sebelah kanan kita ini, inilah rumah masa depan kita, diminta atau tidak diminta kita pasti akan menyusul mereka-mereka disebelah kanan kita ini, inilah pekuburan ma'lah, dibawah jembatan bus ini berhenti tapi tidak untuk turun, hanya kita ucapkan salam dan doa kepada ahli kubur cukup dalam bus ini, kita ketahui bahwa disebelah kanan agak kejauhan sana yang pagar warna hijau didalam dikuburkan istri tercinta rasulullah ummul mu'minin Sitti Khodijah, dikuburkan pula di Ma'lah ini lebih 40 para sahabat nabi termasuk Ammar bin Yassir dll. Jamaah haji dan umroh dan para mukimin khususnya orang-orang arab sebagian dikuburkan disini, marilah kita baca salam dan doa bersama, bismillahirrohmanirohim 'Assalamu'alaiki ya ummal mu'minin ya khadijah… dst (sebagaimana salam dan doa diatas).

         Kita perhatikan pula nampak disamping bus kita ini banyak burung dara peliharaan tanah haram, jangan sampai jamaah membunuhnya tapi hendaklah mengasih sedekah dengan membeli biji-bijian yang dijual oleh orang hitam disekitar mesjidil haram, karena dengan bersedekah satu rial amal kita akan dilipat pula mejadi l00 ribu, apalagi untuk para fakir miskin, tapi kami harap kepada jamaah seluruhnya yang ingin bersedekah sebaiknya jangan diluar mesjidil haram, karena akan nantinya akan dikerumuni oleh pengemis lainnya kadang-kadang barang berharga kita bisa tercopet, sebaiknya memberinya ketika kita tawaf, atau kuli yang dihotel, atau tukang cuci restaurant, sopir bus atau yang lainnya, insyaAllah akan dilipat gandakan oleh Allah amal kita ditanah haram, tidak hanya sholat wajib dan sunnat, semoga kita termasuk orang yang pandai bersedekah.

        Baiklah didepan sebelah kanan kita ini ada mesjid namanya mesjid al-Jin, disebut demikian karena disinilah para jin bersumpah, mengakui bahwa Muhammad adalah Rasul Allah. Mesjid ini juga dengan nama mesjid al-Bai'ah, karena ditempat inilah jim berbai'ah (berjanji) kepada Rasulullah untuk beriman kepada Al-qur'an dan ajaran yang dibawa oleh Nabi SAW. Diriwayatkan bahwa ketika rasulullah dengan beberapa sahabatnya melakukan sholat subuh, ketika dibacakan beberapa ayat al-qur'an, sekumpulan jin yang sedang dalam perjalanan menuju Tihamah mendengar bacaan ayat-ayat al-qur'an itu. Setelah sholat mereka lalu berdialog dengan Nabi kemudian mereka menyatakan diri beriman. Ditempat inilah Allah menurunkan ayat al-qur'an surat al-Jin ayat 1 dan 2 yang berbunyi :

قل أوحي إلي أنه استمع نفرمن الجن فقالوا إنا سمعنا قرءاناعجبا* يهدي إلى الرشد فئا منا به ولن نشرك بربنا أحدا

'Katakanlah (hai Muhammad): "Telah diwahyukan kepadaku bahwasanya : sekumpulan jin telah mendengarkan (al-qur'an), lalu mereka berkata : Sesungguhnya kami telah mendengarkan al-qur'an yang menakjubkan. (yang) memberi petunjuk kepada jalan yang benar, lalu kami beriman kepadanya. Dan kami sekali-kali tidak akan mempersekutukan seorangpun dengan Tuhan kami,' Maka dimana para jin berbaiah ini sekarang diabadikan menjadi mesjid,
dinamakan mesjid jin bukanlah berarti bahwa didalam mesjid ini hanya ada jin tetapi hanyalah lambang sejarah peristiwa diatas.

          Kedepan sebelah kanan sebelum jembatan ini ada mesjid pula namanya mesjid Gandariyah, tidaklah bersejarah. Tapi yang bersejarah sebelah kiri kita ini dekat parkir mobil-mobil alhujun ini, adalah mesjid syajaroh atau mesjid pohon, dimana dulu dilokasi yang dijadikan mesjid ini pohon dipanggil oleh rasulullah lalu datang menghadap dan mengakui kerasulan Nabi Muhammad SAW. Maka rugi besar orang kafir, Kristen, hindu, budha dll. Yang tidak mengakui Nabi Muhammad sebagai Rasulullah, nanti diakhirat akan diletakkan dalam api neraka yang paling dalam, naudzubillahimindzalik, jadi kami harap jamaah yang berbahagia ini jangan sampai iman dan taqwa kita ini ditukar denga sarimie dan indomie, yang mana ditanah air kita para missionaries Kristen mulai berani memurtadkan banyak orang islam ditanah air kita tercinta. Baiklah disebelah kanan kita ini adalah kantor pusat pos dan giro, sebelah kiri kita ini adalah mesjid ar-Rayah, sejarahnya ketika Rasulullah beserta tentara Islam berhasil merebut kota Mekkah dari tangan kaum quraisy, sebelum memasuki kota Beliau singgah di tempat ini. Nabi menancapkan bendera dan panji-panji kemenangan, yang kemudian ditempat ini didirikan orang sebuah mesjid yang diberi nama ar-rayah.

         Kedepan lagi sebelah kanan ada mesjid agak besar, orang melayu mengatakan mesjid kucing, atau disini dikenal dengan mesjid Abu Hurairah yang merupakan perawi hadits terbesar rasulullah, abu hurairah artinya bapaknya kucing kecil, maka gampangnya orang Malaysia memanggil mesjid kucing, tapi sekarang dirubah namanya menjadi mesjid khodimul haramain syarifain. Disamping kanan mesjid ini kedepan adalah rentetan pasar seng, nah inilah ibu-ibu bagi yang pencinta belanja dan beranggapan kalau tidak kepasar seng rasanya tak sah, maka nanti malam selepas makan malam yang mau belanja kami persilahkan, tapi ingat barang bawaan kita koper bagasi tidak boleh melebihi perjamaah 30kg, karena nanti akan kena denda cukup besar di airport, satu kilo = 60 real. Pasar ini hampir sama dengan di pasar tanah abang Jakarta dan pasar ampel Surabaya. Orang arab mengenalnya lokasi pasar ini dengan 'suqullail=pasar malam'. Hati-hati yang berbelanja di pasar seng, karena disini banyak hotel tua-tua, bisa-bisa roboh dan kena kita, karena haji dua tahun lalu terjadi malapetaka hotel roboh yakni sebelah kanan kita yang dipagar putih ini daerah Gazzah, lebih 22 orang meninggal tertimbun beton bangunan, termasuk jamaah haji Indonesia suami istri dari Surabaya, dan satu dari Makassar, hati-hati, bukan nakut-nakuti, tapi kenyataan…  

         Kedepan lagi sebelah kanan ada rumah tua satu-satunya yang sekarang dijadikan perpustakan makkah al-mukarromah, dulunya tempat itu adalah rumah kakek rasulullah Abdul Muthollib dan disitu pula rasululullah dilahirkan pada tahun gajah, maka dikenallah dengan mauludunnabi. Sebelah kananya lagi yang sekarang dijadikan WC umum dan berwudhu' dikenal pula dengan jabis, dulunya adalah lokasi rumah abu lahab, kedepan lagi sebelah kanan yang sekarang sudah dijadikan tempat istana raja untuk tamu Negara dan keluarga kerajaan, dilokasi itu adalah dulu gunung yang pertama kali ada didunia bernama jabal aby qubais, sejarah yang kuat mengatakan bahwa kuburan Sitti Hawa diatasnya tidaklah di Jeddah. Gunung ini tempat pula Nabi Ibrahim memanggil ummatnya untuk melaksanakan ibadah haji dan umroh. Dan disamping kanan depan terowongan ini juga sejarah mengatakan ada gunung namanya jabal qomar atau gunung bulan, gunung dimana orang kafir quraisy minta kepada rasulullah, kalau kamu benar nabi dan rasul maka belahlah bulan itu menjadi dua, dengan kekuasan Allah bulan itu berbelah menjadi dua, maka sebagian dari mereka masuklah islam…

         Baiklah jamaah yang berbahagia… karena hotel kita sudah mulai mendekat, beberapa pengumuman sebelum kita sampai, adalah dari sekarang kami mohon seluruh jamaah mengecek barangnya masing-masing, pastikan tidak ada yang ketinggalan walaupun kami akan mengeceknya kembali, setelah bus ini sampai didepan hotel dan tak bergerak lagi turun dengan tenang langsung yang berkepentingan mau masuk kamar untuk menaruk barang-barang kami persilahkan, yang batal wudhu'nya kembali berwudhu', hati-hati didalam kamar jangan sampai didalam kamar melanggar aturan dalam berihram ini, maka yang naik kami beri waktu 10 menit saja, yang tidak berkepentingan sebaiknya menunggu dilobi biar tidak terlalu lama kita saling menunggu, baiklah karena kita mau sampai, marilah kita baca doa sampai tujuan...

         Terima kasih atas segala perhatian mohon maaf atas segala kekurangan, yang benar semua panduan kami adalah datangnya dari Allah, sedangkan yang salah dalam kami memandu bapak-ibu sekalian adalah semuanya datang dari pribadi saya dan syetan maka saya berlindung darinya dan mohon maaf yang sebesar-besarnya, marilah kita turun dengan sama-sama baca basmallah…                 

bismillahirrohmanirrohim
Wassalamu'alaikum wr.wb.,"


(Pelaksanaan tawaf sai pagi hingga siang ini, sebagaimana waktu pertama umroh, hanya dianjurkan kepada jamaah yang mau melaksanakan tawaf sai tersendiri, dipersilahkan, yang tetap butuh bimbingan, hendaknya gaed tetap membimbingnya sebagaimana awal pertama).  

0 Response to "KIAT SUKSES SEORANG MUTHAWWIF 5"

Posting Komentar


PALING BANYAK DIBACA