TIANG TIANG DI RAUDAH (USTUWAANAAT) | Madinah Kota Nabi dan Rosul

TIANG TIANG DI RAUDAH


1. Tiang Utusan/Duta, pada tiang ini tertulis  هذه أسطوانة الوفود Nabi menggunakan tempat ini untuk menemui para utusan yang datang. Beberapa sahabat terkemuka duduk disekitar beliau selama pertemuan berlangsung.


2. Tiang Pengawal, pada tiang ini tertulis :هذه أسطوانة الحرس   menjadi tempat berdiri para pengawal Nabi. Pintu rumah Siti Aisyah berhadapan dengan tiang ini, dan Nabi melalui pintu ini menuju ke mesjid Nabawi.


3. Tiang Tempat Tidur tertulis padanya : هذه أسطوانة السرير   Rasulullah menggunakan tempat ini sebagai tempat tidurnya selama i'tikaf.


4. Tiang Abu Lubabah, tertulis padanya : هذه أسطوان أبى لبابة   Nabi bermaksud menghukum Yahudi Bani Quraidhoh atas penghianatannya kepada Nabi, Abu Lubabah ditunjuk sebagai penengah. 

Dia secara tidak sengaja membocorkan rahasia Nabi pada suku Yahudi itu, Abu Lubabah segera menyadari kesalahannya dan mengikat dirinya sendiri pada tiang ini, hingga Allah menerima taubatnya, setelah tujuh hari, Nabi menerima wahyu mengenai diterimanya taubat Abu Lubabah dan melepaskan ikatannya dengan tangannya. Ayat 27 – 28 surat al-Anfal diwahyukan untuk memberikan kepada kita sebuah pelajaran.

yaitu bahwa mengkhianati kepercayaan adalah sebuah kesalahan yang sangat fatal bagi para sahabat Nabi, sehingga mereka melakukan suatu tindakan yang luar biasa untuk memperbaiki kesalahannya.


baca Juga : TEMPAT TUROBUS SYIFA DIMADINAH
                      NAMA 25 NABI DAN ROSUL


5. Tiang Aisyah, tertulis pada tiang ini  هذه أسطوانة عائشة. Siti Aisyah menceritakan bahwa Nabi bersabda "Ada tempat yang sangat pentinng didalam Mesjid Nabawi yang mulia, jika orang mengertahuinya, mereka akan mengadakan undian untuk mendapatkan kesempatan agar bisa sholat disana", suatu hari sahabat nabi bertanya kepada Aisyah tentang tempat ini, beliau menolak untuk memberitahukan tempat tersebut, akhirnya para sahabat pergi, sedangkan Aisyah masih bersama keponakannya Abdullah bin Zubair, belakangan para sahabat memperhatikan bahwa Abdullah bin Zubair sholat dekat dengan tiang Aisyah, sahabat meyakini bahwa Aisyah memberitahukan tempat tersebut secara rahasia kepada keponakannya. Nabi pernah mengimami sholat dari titik ini selama beberapa hari setelah perubahan kiblat dari Masjidil aqsa ke Ka'bah di Mekkah. Belakangan beliau selalu mengimami sholat dari titik yang sekarang dikenal sebagai Mihrab Nabawi As-Syarif.

6. Tiang Mukhallaqah : tertulis padanya  هذه أسطوانة مخلقة Nabi bersandar pada sebatang pohon kurma (yang awalnya terletak pada tempat dimana tiang ini berada). 
Ketika melakukan khotbah jum'at, kaum anshar dengan hormat menawarkan pada Nabi, kami dapat membuat sebuah mimbar yang terdiri dari tiga anak tangga dibangun. Ketika Nabi duduk diatas mimbar ini untuk berkhotbah para sahabat mendengar batang pohon kurma itu menangis seperti anak kecil, lalu Nabi mendekati pohon yang menangis itu kemudian memeluknya, pohon itu lalu tenang setelah sebelumnya terisak-isak seperti unta betina, pohon kurma itu menangis karena ia tidak lagi digunakan untuk mengingat Allah, sejak itu pohon tersebut diberi sejenis pewangi yang disebut khaluq dan kemudian dikenal dengan sebutan tiang Mukhallaqah.




Itulah 6 tiang bersejarah di Raudah, semoga bermanfaat dan ketika anda dan kita semua kesana mari teliti dan carilah tiang2 itu, sebagai sarana untuk menambah iman kita kepda Allah SWT.

Jika Ada kesalahan Dalam penulisan dan penjelasan mohon Masukannya, dan Juga mohon untuk Berkomentar. 

0 Response to "TIANG TIANG DI RAUDAH (USTUWAANAAT) | Madinah Kota Nabi dan Rosul"

Posting Komentar


PALING BANYAK DIBACA